Mesin cuci electrolux adalah mesin cuci keempat yang saya miliki semenjak menikah 10 tahun yang lalu. Dua mesin pertama, mesin cuci merek lokal dengan tabung yang berada di atas. Single dan dual tabung, dengan harga yang terbilang cukup murah. Cukup murah karena harganya hanya separuh dari harga mesin cuci electrolux.
Pada awalnya saya tidak menimbang mesin cuci electrolux sebagai mesin cuci saya. Alasannya harganya yang terbilang cukup tinggi. Jika tidak salah ingat harga mesin cuci electrolux waktu itu berada di kisaran 4 jutaan. Sementara, harga mesin cuci yang saya pilih waktu itu hanya 2 jutaan. Beda jauh memang.
Awalnya saya merasa beruntung bisa membeli mesin cuci yang harganya 1/2 harga dari mesin cuci electrolux. Tapi saiapa nyana, pemakaian baru beberapa bulan, mesin cuci sudah ngadat. Lalu saya putuskan membeli dengan merek yang berbeda. Satu tabung. Tampilan lumayan keren dan kekinian.
Kalau tidak salah untuk mesin cuci yang kedua cukup bandel ketimbang yang pertama. Dengan harga dua jutaan, mesin cuci ini bisa bertahan hingga 1 tahun. Gak kurang gak lebih. Saya ingat betul karena mesin cuci rusak ketika saya baru pindah kontrakan.
Akhirnya, setelah pertimbangan cukup masak. Tanya sana sini, saya memilih untuk membeli mesin cuci electrolux. harga mesin cuci electrolux pada waktu itu mencapai 4 jutaan lebih. Wow harga yang cukup fantastis bagi saya kala itu. Tapi daripada direngek oleh mesin cuci terus menerus akhirnya saya putuskan beli mesin cuci electrolux.
Jadilah mesin cuci electrolux itu adalah benda termahal di dalam rumah saya pada waktu itu. Terlihat lebih gagah ketimbang mesin cuci sebelumnya.
Oia, karena rumah kontrakan kami meskipun berukuran 120an meter persegi, tapi bangunannya kecil. Mesin cuci electrolux yang saya beli tidak muat didalam rumah. Dengan terpaksa, mesin cuci itu saya simpan di depan rumah. Iya di depan rumah, dihalaman rumah. Samping garasi mobil, diatas tempat mesin air.
Bisa dibayangkan ya, mesin cuci electrolux yang harganya mehong itu di simpan di luar rumah. Kalau siang kepanasan, kalau malam kedinginan, kalau hujan kebasahan. Pokoknya gak berperi-kemesinancuci deh..hahaha.
Tapi mesin cuci electrolux saya bertahan. keren bingits. Selama satu setengah tahun mesin cuci electrolux itu saya simpan diluar, tapi masih tetap berfungsi hingga kurang lebih 4 tahunan. Dan kalo tidak salah saya hanya menggunakan bantuan service center electrolux ketika mengalami gangguan. Biasanya gangguan itu berasal dari sumbatan didalam mesin akibat penggunaan deterjen yang masih menyisa.
(mesin cuci electrolux lawas saya. Masih kinyis-kinyis kan. Masih ada cover sama tatakannya. Warna sedikit pudar setelah 4 tahun)
Sekarang, saya menggunakan mesin electrolux versi terbaru. Versi yang lama masih ada di rumah saya. Mungkin jika ada yang tertarik versi lamanya bisa menghubungi saya..hehehe ..saya jual deh.
oia ini penampakan mesin cuci electrolux terbaru saya:
Pokonya gak salah deh pakai mesin cuci electrolux. Dengan harga 4 juta - 6 juta, mesin cuci awet dipakai hingga 4 - 6 tahun. Berarti setahun cuma keluar biaya 1 juta. Lebih hemat jika kita beli meisn cuci 2 jutaan tapi meisn cuci cuma tahan 1 tahun saja. Dengan kata lain ongkosnya lebih mahal karena kamu harus mengeluarkan uang 2 juta untuk satu tahun.
Pada awalnya saya tidak menimbang mesin cuci electrolux sebagai mesin cuci saya. Alasannya harganya yang terbilang cukup tinggi. Jika tidak salah ingat harga mesin cuci electrolux waktu itu berada di kisaran 4 jutaan. Sementara, harga mesin cuci yang saya pilih waktu itu hanya 2 jutaan. Beda jauh memang.
Kalau tidak salah untuk mesin cuci yang kedua cukup bandel ketimbang yang pertama. Dengan harga dua jutaan, mesin cuci ini bisa bertahan hingga 1 tahun. Gak kurang gak lebih. Saya ingat betul karena mesin cuci rusak ketika saya baru pindah kontrakan.
Akhirnya, setelah pertimbangan cukup masak. Tanya sana sini, saya memilih untuk membeli mesin cuci electrolux. harga mesin cuci electrolux pada waktu itu mencapai 4 jutaan lebih. Wow harga yang cukup fantastis bagi saya kala itu. Tapi daripada direngek oleh mesin cuci terus menerus akhirnya saya putuskan beli mesin cuci electrolux.
Jadilah mesin cuci electrolux itu adalah benda termahal di dalam rumah saya pada waktu itu. Terlihat lebih gagah ketimbang mesin cuci sebelumnya.
Oia, karena rumah kontrakan kami meskipun berukuran 120an meter persegi, tapi bangunannya kecil. Mesin cuci electrolux yang saya beli tidak muat didalam rumah. Dengan terpaksa, mesin cuci itu saya simpan di depan rumah. Iya di depan rumah, dihalaman rumah. Samping garasi mobil, diatas tempat mesin air.
Bisa dibayangkan ya, mesin cuci electrolux yang harganya mehong itu di simpan di luar rumah. Kalau siang kepanasan, kalau malam kedinginan, kalau hujan kebasahan. Pokoknya gak berperi-kemesinancuci deh..hahaha.
Tapi mesin cuci electrolux saya bertahan. keren bingits. Selama satu setengah tahun mesin cuci electrolux itu saya simpan diluar, tapi masih tetap berfungsi hingga kurang lebih 4 tahunan. Dan kalo tidak salah saya hanya menggunakan bantuan service center electrolux ketika mengalami gangguan. Biasanya gangguan itu berasal dari sumbatan didalam mesin akibat penggunaan deterjen yang masih menyisa.
(mesin cuci electrolux lawas saya. Masih kinyis-kinyis kan. Masih ada cover sama tatakannya. Warna sedikit pudar setelah 4 tahun)
Sekarang, saya menggunakan mesin electrolux versi terbaru. Versi yang lama masih ada di rumah saya. Mungkin jika ada yang tertarik versi lamanya bisa menghubungi saya..hehehe ..saya jual deh.
oia ini penampakan mesin cuci electrolux terbaru saya:
Pokonya gak salah deh pakai mesin cuci electrolux. Dengan harga 4 juta - 6 juta, mesin cuci awet dipakai hingga 4 - 6 tahun. Berarti setahun cuma keluar biaya 1 juta. Lebih hemat jika kita beli meisn cuci 2 jutaan tapi meisn cuci cuma tahan 1 tahun saja. Dengan kata lain ongkosnya lebih mahal karena kamu harus mengeluarkan uang 2 juta untuk satu tahun.
No comments:
Post a Comment
hanya 5% komentar yang akan dimuat. Biasanya sih komentar cerdas. Jadi jangan sia-siakan waktu kamu hanya untuk nyepam